• Jam Buka Toko: 08.00 s/d 17.00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 085291771888
  • SMS/WA: 085352227888
  • info@tester.co.id
  • Layanan Online:
Terpopuler:

Makanan Enak Belum Tentu Bergizi & Menyehatkan

28 April 2014 - Kategori Blog

Makanan

Makanan Enak Belum Tentu Bergizi & Menyehatkan karena makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dan nutrisi. Cairan yang dipakai untuk maksud ini sering disebut minuman, tetapi kata ‘makanan’ juga bisa dipakai. Istilah ini kadang-kadang dipakai dengan kiasan, seperti “makanan untuk pemikiran”. Kecukupan makanan dapat dinilai dengan status gizi secara antropometri.

Makanan yang dibutuhkan manusia biasanya dibuat melalui bertani atau berkebun yang meliputi sumber hewan dan tumbuhan. Beberapa orang menolak untuk memakan makanan dari hewan seperti, daging, telur dan lain-lain. Mereka yang tidak suka memakan daging dan sejenisnya disebut vegetarian yaitu orang yang hanya memakan sayuran sebagai makanan pokok mereka.

Pada umumnya bahan makanan mengandung beberapa unsur atau senyawa seperti air, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, enzim, pigmen dan lain-lain. Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan. Tanpa makanan, makhluk hidup akan sulit dalam mengerjakan aktivitas sehari-harinya. Jika anda ingin mengukur seberapa besar kadar kemanisan, protein dll, anda dapat pula menggunakan alat seperti Refractometer Brix Atago PEN-PRO yang merupakan alat pengukur kadar apa saja yang berada pada makanan tersebut.

Makanan dapat membantu manusia dalam mendapatkan energi, membantu pertumbuhan badan dan otak. Memakan makanan yang bergizi akan membantu pertumbuhan manusia, baik otak maupun badan. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Protein, karbohidrat, dan lemak adalah salah satu contoh gizi yang akan didapatkan dari makanan.

Setiap jenis gizi mempunyai fungsi yang berbeda. Karbohidrat merupakan sumber tenaga sehari-hari. Salah satu contoh makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi. Protein digunakan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan, baik otak maupun tubuh.

Lemak digunakan oleh tubuh sebagai cadangan makanan dan sebagai cadangan energi. Lemak akan digunakan saat tubuh kekurangan karbohidrat, dan lemak akan memecah menjadi glukosa yang sangat berguna bagi tubuh saat membutuhkan energi. Dapat dipastikan bahwa setiap negara mempunyai makanan khas masing-masing.

junk food krill oil

Junk Food

Makanan rendah-gizi (bahasa Inggris:Junk food) adalah istilah yang mendeskripsikan makanan yang tidak sehat atau memiliki sedikit kandungan nutrisi. Makanan nirnutrisi mengandung jumlah lemak yang besar. Makanan cepat saji seperti hamburger, kentang goreng dari McDonald’s, KFC dan Pizza Hut sering dianggap sebagai makanan nirnutrisi, sementara makanan yang sama seperti California Pizza Kitchen atau Nando’s tidak dianggap, meskipun nutrisi yang dimilikinya hampir sama. Bagi yang sedang menderita pirai atau memiliki kadar asam urat yang tinggi, disarankan untuk menghindari jenis-jenis makanan tersebut karena penyebab asam urat yang utama berasal dari makanan nirnutrisi.

Berikut ini Beberapa Fakta Menarik Seputar Bahaya Junk Food :
Kandungan Lemak

Banyak bahan makanan cepat saji, termasuk bumbunya, yang mengandung kadar tinggi lemak jenuh, sodium dan kalori. Satu porsi junk food mengandung lebih dari 90 persen dari asupan lemak harian untuk orang dewasa. Dengan makan junk food lebih dari satu porsi dalam satu hari akan meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan.

Sodium

Untuk mempertahankan cita rasa, makanan cepat saji atau junk food menggunakan bumbu yang berbasis natrium atau sodium. Bahkan Beberapa makanan mengandung lebih dari 2.000 miligram sodium dalam satu porsinya. Asupan natrium yang tinggi akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan pengerasan arteri.

Penyebab Penyakit

Salah satu bahaya konsumsi junk food sangat terkait dengan masalah obesitas atau kelebihan berat badan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa seseorang yang mengalami obesitas umumnya memiliki beragam keluhan pada kesehatannya seperti penyakit jantung, diabetes, apnea tidur, arthritis dan masalah pernapasan. Lemak dan kolesterol dalam makanan cepat saji dapat membuat dinding arteri menjadi keras, sehingga menurunkan jumlah pasokan oksigen dan aliran darah ke seluruh tubuh.

Kerusakan Hati

Ketika seseorang mengkonsumsi junk food dalam jumlah banyak, organ hati harus bekerja lebih keras untuk memecah lemak dan menyimpannya dalam bentuk lemak tubuh. Hal ini menyebabkan penumpukan lemak di sekitar hati, yang dapat menyebabkan peradangan hati dan kerusakan hati permanen.

Bahaya junk Food bisa dihindari dengan cara mengolah makanan dengan alternative lain misalnya, merebus, mengukus,memanggang, tidak digoreng, dan menghindari makanan yang berbahan bumbu seperti mayones, keju atau saus. Atau memilih makanan cepat saji tradisional misalnya, getuk, jagung bakar, dan lain sebagainya.

Sebisa mungkin hindari makanan cepat saji apabila di sekitar anda masih terdapat alternatif makanan lainnya yang lebih sehat. Karena mengurangi junk food terutama yang digoreng akan sangat baik bagi kesehatan tubuh Anda.

, , ,