• Jam Buka Toko: 08.00 s/d 17.00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 085291771888
  • SMS/WA: 085352227888
  • info@tester.co.id
  • Layanan Online:
Terpopuler:

Apa Itu Refraktometer

28 Desember 2017 - Kategori Blog

Apa Itu Refraktometer – Refraktometer merupakan sebuah alat ukur yang digunakan untuk mengukur indek bias suatu cairan atau larutan. Pengukuran indeks bias dapat dijadikan sebagai indikatior kualitas dari suatu larutan atau cairan. Indeks bias cahaya ketika melewati medium yang lebih padat tentu berbeda dengan saat melewati medium yang lebih longgar.

Refraktometer biasa digunakan untuk mengukur kadar atau konsentrasi gula, garam, protein dsb yang larut dalam suatu cairan atau larutan. Pada dasarnya prinsip kerja refraktometer menggunakan refleksi cahaya dalam mengukur kadar atau konsentrasi bahan terlarut dalam sebuah larutan.

Dengan fungsinya tersebut, refraktometer ini banyak digunakan oleh banyak kalangan industri guna memudahkan dalam mengukur konsentrasi bahan terlarut dimana pengukuran ini akan dijadikan indikator kualitas larutan atau cairan tersebut. Beberapa contoh penggunaan refraktometer adalah :

  • Pada peternakan lebah : refraktometer digunakan untuk mengukur kadar air yang terdapat dalam madu guna menguji kualitas dari dari madu tersebut.
  • Pada perawatan akuarium air laut : dalam penerapan ini refraktometer digunakan untuk mengukur kadar salinitas akuarium air laut.
  • Pada industri otomotif : rekfraktometer digunakan untuk pengukuran konsentrasi coolant atau pendingin yang terdapat pada mesin pabriknya.

Adapun prinsip kerja dari refractometer dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Pada gambar yang ada di bawah ini ada 3 bagian yaitu Sample, Prisma dan Papan Skala dimana indeks refleksi prisma jauh lebih besar dibandingkan dengan sampel.
  2. Apabila sampel tersebut adalah larutan yang memiliki tingkat konsentrasi yang rendah maka sudut refraksi akan lebar dikarenakan perbedaan refraksi dari prisma dan sample besar, dengan demikian papan skala sinar “a” akan jatuh pada skala rendah.
  3. Apabila sampel tersebut adalah larutan pekat / konsentrasi tinggi maka sudut refraksi akan kecil karena perbedaan refraksi prisma dan sample kecil dimana pada gambar terlihat sinar “b” jatuh pada skala besar.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa konsentrasi larutan akan berpengaruh secara proporsional terhadap sudut refraksinya. Dalam penggunaannya refractometer akan menunjukkan skala sesuai dengan penggunaannya. Untuk lebih jelasnya, apabila refraktometer digunakan untuk mengukur larutan gula maka akan menampilkan skala larutan gula, begitu pula bila refraktometer digunakan untuk mengukur skala garam maupun protein, dll.

Hasil pengukuran konsentrasi bahan terlarut ini sering dinyatakan dalam satuan Brix (%). Brix ini sendiri merupakan presentasi atau konsentrasi dari bahan terlarut yang ada dalam sampel (larutan air), sedangkan kadar bahan yang terlarut adalah total dari keseluruhan bahan dalam air seperti gula, garam, protein, asam dll. Secara umum brix (%) dinyatakan sebagai jumlah padatan terlarut yang terdapat dalam setiap 100 gram larutan.

Setelah kita mengetahui tentang refraktometer, selanjutnya kita akan membahas tentang beberapa jenis refraktometer. Refraktometer yang paling sering digunakan adalah handled refraktoemter dan juga Abbe refraktometer. Untuk yang pertama mari kita mengenal tentang handled refraktometer terlebih dahulu dari bagian – bagiannya :

Bagian-bagian Refraktometer Handheld

Cara Pemakaian Refraktometer Handheld

  1. Sebelum digunakan dalam pengukuran, bersihkan refraktometer dengan tisu ke arah bawah terlebih dahulu.
  2. Untuk hasil yang lebih maksimal bersihkan bagian lensa refraktometer dengan aquades atau larutan NaCl 5%.
  3. Setelah itu bersihkan kembali lensa refraktometer dari aquadest / NaCl yang tertinggal.
  4. Setelah itu refraktometer siap digunakan kemudian teteskan sampel pada lensa prisma sebanyak 1 – 3 tetes.
  5. Bawa refraktometer ke tempat yang terang dan lihat skala hasil pengukuran dengan menempelkan mata Anda pada bagian eye piece.
  6. Setelah selesai bilas kembali menggunakan aquades atau NaCl hingga bersih kemudian simpan refraktometer pada tempat yang kering.

Apabila refraktometer ini sering digunakan tentu tingkat keakurasiannya akan sedikit menurun, untuk mengatasi hal tersebut diperlukan pengkalibrasian. Untuk lebih jelasnya berikut adalah cara pengkalibrasiannya :

Cara Kalibrasi

  1. Teteskan satu hingga dua tetes aquades di atas lensa kaca prisma.
  2. Tutup penutup kaca prisma secara perlahan.
  3. Pastikan aquades memenuhi permukaan kaca prisma dan pastikan tidak membuat gelembung karena jika membentuk gelembung maka segera hilangkan dengan menekan penutup dengan lembut atau tambah lagi larutannya.
  4. Lihat skala pada eye piece dan pastikan garis batas biru tepat pada skala 00 Brix (% mark sukrosa).
  5. Jika garis batas biru tidak tepat pada skala 00 Brix maka putarlah skrup pengatur skala hingga garis batas biru tepat pada skala 00 Brix.

Cara Perawatan

  1. Dalam memegang refrakrometer, peganglah diantara ibu jari dan empat jari tangan kiri. Gunakan tangan kanan untuk menyesuaikan lensa mata dan memanipulasi sampel
  2. Apabila sampel tersebut berwarna atau sangat keruh maka bidang visi gelap dan garis batas bisa saja terlihat jelas atau bahkan benar – benar hilang. Bila demikian maka akan lebih efektif jika menggunakan cahaya matahari langsung atau cahaya dari peralatan pencahayaan untuk mikroskop
  3. Jangan gunakan ferfaktometer untuk mengukur bahan yang tidak sesuai untuk refraktoemter seperti mengukur bahan kimia abrasif atau korosif dengan alat ini karena pasti akan merusak lapisan prisma
  4. Jangan gunakan refraktometer secara kasar karena pada dasarnya refraktometer adalah alat optik. Hindari penyimpanan alat ini pada tempat yang terkena sinar matahari langsung ataupun yang terlalu lembab. Hindari juga penyimpanan pada tempat yang mudah terkena guncangan
  5. Karena prisma memiliki permukaan yang relatif lunak maka pastikan Anda menaruhnya secara hati – hati agar tidak tergores
  6. Hindari pula menyimpan refraktometer pada tempat yang basah agar tidak merusak alat. Selain itu pastikan untuk memberihkan lensa refraktometer ketika akan melakukan pengukuran dan juga setelah melakukan pengukuran, hal ini akan menghindari karusakan pada refraktometer
  7. Jika permukaan prisma terdapat minyak, lemak atau cairan yang sejenisnya maka hal ini itu akan mengganggu sampel pada saat pengukuran. Gunakan isopropil alkohol dan air untuk membersihkan permukaan prisma dan pastikan dibersihkan secara perlahan menggunakan tisu
  8. Simpan refraktometer pada suhu kamar (20 ° C) bila alat ini tidak digunakan. Suhu lingkungan antara 0 dan 40 ° C juga merupakan suhu yang aman untuk menyimpan alat ini
  9. Jangan simpan refraktometer pada tempat yang berdebu, terkena sinar matahari langsung dan juga tempat yang terlalu lembab
  10. Jaga kelembaban udara ruangan penyimpanan pada 60-70% rh bila ruangan menggunakan AC
  11. Apabila ruangan tidak menggunakan AC maka pastikan ruangan memiliki ventilasi yang cukup dan juga hindarkan dari bahan kimia secara langsung

Selain refraktometer jenis handled terdapat pula abbe refraktometer yang mempunyai tingkat keakurasian yang lebih baik dibanding jenis handled. Refraktometer jenis mempunyai desain yang lebih besar seperti halnya mikroskop. Penggunaan refraktometer jenis ini agak berbeda dengan jenis handheld, untuk lebih jelasnya berikut adalah cara penggunaan abbe refraktometer :

Cara Penggunaan Refraktometer Abbe

  1. Nyalakan alat ini dengan menekan tombol power “ON”
  2. Buka lensa prisma (miringkan ke kiri)
  3. Letakkan 2-3 tetes sampel pada lensa PRISMA bagian bawah dengan pipet bersih, dan juga pastikan lensa prisma alat ini tidak disentuh secara langsung
  4. Tutup PRISMA dan gerakkan SUMBER CAHAYA ke atas menjauhi prisma sampai cahaya berhenti

  1. Lihat hasilnya pada lensa alat ini
  2. Putar tombol pengatur hingga batas terang / gelap kira-kira terletak dekat garis perpotongan
  3. Apabila hasilnya Anda melihat warna pelangi maka putar tombol pengatur halus sampai diperoleh garis batas gelap / terang yang kontras
  4. Kemudian putarlah tombol PENGATUR KASAR sampai garis batas gelap / terang tepat berada pada garis perpotongan

Jika Anda mengalami kesulitan melakukan penyesuaian tersebut; misalnya melihat batas perpotongan yang tidak rata; atau gumpalan warna hitam, hal ini disebabkan karena jumlah sampel pada lensa prisma yang terlalu sedikit.

  1. Tahan tombol POWER atau READ untuk melihat skala dan membaca harga Indeks Bias